HIMAD-DIKSI (Himpunan Mahasiswa Doktor Pendidikan Sosial)

Ketua HIMAD-DIKSI 2025: Dr (Cn). Ir. Capt. M. Sapril Siregar, S.S.T.Pel., M.Pd., M.Mar.

Tim Redaksi

5/27/20252 min read

Dr (Cn). Ir. Capt. M. Sapril Siregar, S.S.T.Pel., M.Pd., M.Mar., Ketua HIMAD-DIKSI: Situasi Ideal hanya bisa diterima oleh Akal yang Sehat

Setiap orang menginginkan situasi yang ideal seperti lingkungan yang terasa damai, dan keadilan yang merata, serta kehidupan yang seimbang. Hal itu tentu menjadi harapan dan keinginan bagi setiap orang. Namun, tidak semua orang mampu menerima atau mewujudkannya dalam setiap waktu di kehidupan ini. Mengapa???

Karena makna dari situasi ideal yang sesungguhnya hanya bisa diterima oleh akal yang sehat, akal yang jernih dari berbagai prasangka, bebas dari ego yang sempit, dan terbuka pada setiap kebenaran. Akal yang sehat tentu harus mampu membedakan mana harapan yang realistis dan mana yang hanya ilusi semata. Ia tidak terjebak dalam setiap emosi yang hanya sesaat atau kepentingan pribadi, tetapi berpikir untuk kebaikan bersama.

Bagi para mahasiswa, contoh sederhananya seperti di sebuah ruang kelas yang tertib dan kondusif, semua aturan dibuat demi kenyamanan bersama. Tapi bagi mereka yang pikirannya dipenuhi keluhan ataupun ego, keteraturan itu akan terasa membatasi dirinya. Sebaliknya, bagi mereka yang berakal sehat, situasi itu adalah ruang terbaik untuk dapat belajar dan juga berkembang.

Untuk itu, belajarlah menerima setiap keadaan dengan pikiran terbuka dan hati yang lapang. Jangan mudah menyalahkan lingkungan, tapi berlatihlah untuk melihat peluang di balik semua tantangan. Sebab, hanya dengan akal yang sehat, kita bisa menilai situasi secara objektif dan bertindak secara bijak demi masa depan yang lebih baik untuk semua.

Ingatlah, kampus itu bukan sekadar tempat kuliah, tapi juga ladang untuk latihan dalam membentuk karakter dan cara berpikir yang rasional. Jagalah akal agar tetap sehat, maka kitapun akan mampu menciptakan dan menerima situasi ideal dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.